BAKTI SOSIAL RAMADHAN KE-9 DUSUN WONOKRIYO TAHUN 1445 H/ 2024 M

17 April 2024
Operator
Dibaca 89 Kali
BAKTI SOSIAL RAMADHAN KE-9 DUSUN WONOKRIYO TAHUN 1445 H/ 2024 M

Minggu, 07 April 2024 Dusun Wonokriyo Pekon Wonodadi mengadakan Bakti Sosial Ramadhan yang ke 9. Kegiatan ini sudah berlangsung rutin setiap tahun. Kegiatan Bakti Sosial ini bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem sesuai dengan amanah undang-undang. Adapun penerima Bakti Sosial ini yaitu Anak Yatim/Piatu, Anak Fakir/Miskin, Ibu Janda (Lansia), Juru Kunci, Marbot Masjid & Mushola, Para Guru Ngaji dan Relawan Rukun Kematian dengan total 135 penerima.

Sebagai bentuk apresiasi panitia juga memberikan bingkisan kepada 3 tokoh yang ada di Dusun Wonokriyo sebagai wujud dedikasi beliau-beliau mengabdi kepada masyarakat. Diantara ketiga tokoh di atas yaitu Bpk. Joko Mianto (Kadus 06), Bpk. Sumarno (Kadus 07) dan Bpk. Maskuri 9 (Penghulu & Kaum). Kegiatan ini dimulai pada pukul 13.00 WIB s.d. selesai di Musholla Nurul Huda. Para tamu yang hadir diantaranya Rektor Universitas Aisyah Pringsewu (Diwakili), Sekretaris Pekon Wonodadi, Para Donatur dan Para Jamaah Mushola Nurul Huda Wonokriyo.

Kegiatan ini di isi oleh Ustadz Sarjito, M.Pd sebagai Penceramah yang membahas mengenai "Dengan Bakti Sosial Kita Tingkatkan Silaturahmi &  Kepedulian Bagi Sesama". Acara Berlangsung dengan tenang, santai dan penuh renungan. Akan tetapi ada yang berbeda dari Bakti Sosial Tahun ini, yaitu pada Bakti Sosial pada tahun Tahun sebelumnya selalu dilaksanakan buka bersama dengan para penerima baksos. Akan tetapi untuk tahun ini tidak diadakan buka bersama karena beberapa faktor diantaranya :

  1. Mushola Nurul Huda memilili daya tampung jamaah yang sedikit, sehingga akan sangat sulit untuk melaksanakan buka bersama dan sholat maghrib
  2. Jika dilakukan buka bersama di Musholla Nurul Huda akan sangat merepotkan Jamaah sekitar, karena akan dibebankan 5 nasi bungkus untuk kebutuhan buka bersama
  3. Anak-anak yang banyak, sehingga panitia akan sulit mengontrol kebutuhan konsumsi bagi para jamaah buka bersama
  4. Anggaran yang pas-pas an, sehingga tidak ada dana lebih untuk kegiatan buka bersama. Apalagi dalam proposal tidak dicantumkan dana bakti sosial untuk keperluan buka bersama